Bogor, 9 September 2026 — Universitas Islam Bogor (UIB) melanjutkan rangkaian Rapat Kerja (Raker) ke-6 UIB hari ketiga dengan agenda Penyusunan Kurikulum. Kegiatan ini diikuti oleh unsur struktural dan sivitas akademika terkait sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas dan relevansi pendidikan di lingkungan UIB.
Dalam kegiatan tersebut, H. Fuad Ahmad Riva’i, S.Th.I., M.Pd.I., memberikan arahan mengenai tahapan teknis penyusunan kurikulum. Pembahasan mencakup cara menetapkan profil lulusan, merumuskan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), menetapkan bahan kajian, menyusun mata kuliah, serta menyusun matriks keterkaitan CPL dengan mata kuliah. Tahapan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan setiap komponen kurikulum tersusun secara sistematis dan saling berkaitan.
Selanjutnya, agenda penyusunan kurikulum menghadirkan Wakil Rektor I UIB, Dr. Ahmad Idhofi, S.Pd.I., M.Pd.I., sebagai pengisi materi sekaligus memberikan arahan mengenai pengembangan dan penyelarasan kurikulum di lingkungan universitas.
Dalam pemaparannya, Dr. Ahmad Idhofi menekankan bahwa pengembangan kurikulum harus berorientasi pada Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang jelas, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dunia kerja, serta masyarakat. CPL menjadi dasar penting dalam memastikan proses pendidikan mampu menghasilkan lulusan sesuai profil dan kompetensi yang telah ditetapkan.
Penyusunan kurikulum tidak hanya berfokus pada daftar mata kuliah, tetapi harus memiliki keterkaitan antara profil lulusan, CPL, bahan kajian, struktur kurikulum, proses pembelajaran, dan sistem penilaian. Setiap komponen perlu disusun secara selaras agar proses pembelajaran dapat mendukung ketercapaian kompetensi lulusan.
Melalui kegiatan ini, setiap program studi didorong untuk melakukan evaluasi terhadap kurikulum yang telah berjalan serta melakukan penyempurnaan berdasarkan kebutuhan dan perkembangan terkini. Kurikulum diharapkan mampu memberikan pembelajaran yang relevan, adaptif, dan memiliki keterkaitan dengan kebutuhan dunia profesional maupun perkembangan keilmuan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan dan penyelarasan kurikulum oleh masing-masing program studi. Para peserta melakukan peninjauan terhadap profil lulusan, CPL, mata kuliah, bahan kajian, serta strategi pembelajaran untuk memastikan seluruh komponen kurikulum mendukung capaian yang telah ditetapkan.
Melalui Raker ke-6 ini, UIB mendorong pengembangan kurikulum yang berbasis capaian pembelajaran, didukung dokumen yang lengkap, relevan, adaptif, dan berorientasi pada mutu lulusan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan sekaligus mendukung peningkatan mutu dan akreditasi program studi di lingkungan Universitas Islam Bogor.